Kaca Spion (Andy F Noya)

Sejak bekerja saya tidak pernah lagi berkunjung ke Perpustakaan Soemantri Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta. Tapi, suatu hari ada kerinduan dan dorongan yang luar biasa untuk ke sana . Bukan untuk baca buku, melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan. Gado-gado yang dulu selalu membuat saya ngiler. Namun baru dua tiga suap, saya merasa gado-gado yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa lalu. Bumbu kacang yang dulu ingin saya jilat sampai piringnya mengkilap, kini rasanya amburadul. Padahal ini gado-gado yang saya makan dulu. Kain penutup hitamnya sama. Penjualnya juga masih sama.

Tapi mengapa rasanya jauh berbeda? malamnya, soal gado-gado itu saya ceritakan kepada istri. Bukan soal rasanya yang mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah. Continue reading

Aku Menangis untuk Adikku 6 Kali

Cerita yang mengharukan, sebuah arti saudara yang begitu besar…. baca sendiri aja, agak panjang ceritanya..
********************************************************************

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya. “Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!” Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!” Continue reading

Cerita Terakhir Komik Doraemon (Tamat)

Diperlukan kecepatan internet yang tinggi untuk membuka halaman ini karena menampilkan 16 gambar episode terakhir doraemon, bagi pengguna yang lambat harap sabar.

Hampir tidak ada yang tidak mengenal doraemon, sosok robot kucing dengan peralatan-peralatan canggihnya. Kartun yang membelah jaman, dari anak kecil sampai besar pun kadang masih ada yang membayangkan memiliki alat-alat dari kantung ajaibnya seperti baling-baling bambu maupun pintu kemana saja.

Rasanya mengharukan juga membaca episode terakhir ini, setelah bertahun-tahun ditemani doraemon tetaplah pasti ada perpisahan di setiap pertemuan. Silahkan dibaca.. Continue reading

Cinta itu tak Terlihat tapi cukup Indah

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur ?,
ketika kita menangis ?,
ketika kita membayangkan ?.
Itu karena hal terindah di dunia ini TIDAK TERLIHAT…

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita…kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA. Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan. Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan… Tapi ingatlah…melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru. Continue reading

L’amour n’est pas perce que mais malgre

L’amour n’est pas perce que mais malgre

Suatu ketika di India, hidup seorang pendeta dengan putrinya yg amat cantik. Ia kebingungan karena adanya lamaran dr 3 orang pendeta muda, yg semuanya berkata akan bunuh diri kalau tidak bisa mempersunting
putri pendeta itu.

Sebelum bisa memutuskan
lamaran mana yang diterima, putri pendeta tiba2 meninggal dunia. Ketiga pendeta muda
menunjukkan perilaku yg
berbeda dalam mensikapi kematian putri itu.

Pendeta 1
Duduk di atas tempat pembakaran mayat sang putri. Ia membuat gubuk
dan menetap di sana terus
menerus. Ia tidak mau meninggalkan
tempat itu. Tak berhenti ia melantunkan doa pujian untuk arwah sang putri.

Pendeta 2 Continue reading

Keep It Simple and Stupid

Seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit.

Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini :

1. Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Continue reading